Supermarket punya barang bagus, kok saya ga ditawari ya?


3 bulan terakhir saya sering belanja di berbagai supermarket dan mini market. Yang terdekat dengan rumah adalah carrefour express taman aries, superindo, alfamidi, alfamart, dan indomaret. Khusus 3 toko yang saya sebutkan pertama, saya cukup sering kesana karena harus belanja sayur-sayuran. Ini yang akan saya bahas.

Probabilitas saya belanja dengan membawa shopping bag adalah 70-30. artinya biasanya memang bawa kecuali di hari yang ga ada rencana belanja. karena sering belanja, saya jadi tahu kalau di supermarket ini mereka punya kampanye penggunaan shopping bag.

Misalnya di alfamidi, di salah satu rak display tidak jauh dari kasir, terdapat tas go green buatan alfa yang dipajang.

atau di carrefour ada green bag seperti di bawah. Pernah lihat kan?

carrefour bag
Go Green Alfa Mart Bag
Desainnya menarik hati saya untuk mendapatkannya. Tapi yang saya bingung, KOK SAYA GA DITAWARI YA?

Saya pikir 2 toko ini pasti melakukan akan melakukan promosi Go Greennya tapi ternyata kasirnya ga diajarin untuk promosi ini. Kalau begini kan sama aja bo’ong dong kampanye cinta lingkungannya.

Buat AlfaMidi dan

Carrefour Express, Memang melatih orang memakai shopping bag itu ga gampang. Tapi better you offer it than straightly pulling up your plastic amo.

Beberapa kali saya belanja di kedua supermarket ini, kronologisnya selalu sama :

a) saya mendekati kasir dengan belanjaan yang segambreng

b) orang kasir langsung (literally automatically) mengeluarkan tas plastik dari sisi bawah meja kasir

c) saya memberi sinyal dengan tangan : “Mbak, ga usah pake plastik”

d) kasir tetap bersikeras memasukkan belanjaan saya ke plastik

e) Dengan nada sedikit tinggi ” mbak, saya bawa TAS INI.. Tolong masukkan ke sini”

f) bilamana saya sedang membeli telur, kronologis menjadi bertambah. percakapan saya menjadi begini

— telurnya saya bungkus ya —-

—- ga usah mbak, taruh di tas saja tapi nanti terakhir diatas—

—  (kasir ngeyel dan tetap mengeluarkan plastik bening)

— Mbak saya bilang ga usah!!—

(fiuhhh) siapapun yang beli telur curah pasti tahu bahwa sebelum ditimbang sudah pasti kita memakai plastik bening untuk menampungnya. cuma masalahnya orang kasir memberikan 1 plastik bening + plastik putih sbagai tambahan, katanya biar ga bocor kalau pecah(Alasannya bener, tapi tindakannya salah). Karena itu malah nambahin plastik lebih banyak!!

g) Akhirnya kasir mengerti dan menaruh semua dalam tas saya.

h) Senjata terakhir saya : ” Mbak, Itu ada green bag disitu, kenapa ga dipromosiin? sayang amat buang-buang plastik”

i) Senjata andalan kasir : “Iya.. Maaf Ibu”

-Percakapan ditutup-

Begitulah kondisinya. Mungkin tidak terjadi di semua supermarket yang namanya saya sebut, tapi bagaimanapun kasir itu kan frontlinenya perusahaan. Mestinya beliau-beliau ini sadar bahwa nama perusahaan juga dipertaruhkan.

Anyway, Support Shopping Bag for the future!!

Advertisements

Author: onedust

House-Wife. Writer. Blogger. Translator. Chef. Mother. Possibly every other job.

1 thought on “Supermarket punya barang bagus, kok saya ga ditawari ya?”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s